Narrower Hawk Eyes teknologi mata terbaru yang canggih

 Narrower Hawk Eyes teknologi mata terbaru yang mampu melihat jarak jauh dan meminimalisir rabun jauh


Desain Narrower Hawk Eyes saat pertama kali diperkenalkan publik pada tahun 2019

Sebuah desain mata terbaru Narrower hawk eyes merupakan teknologi mata terbaru yang terkomputerisasi langsung oleh sistem chipkomputer Bright Star Sirius v2 TM. Desain mata ini dirancang oleh Andre Prasetya 40 sejak tahun 2012 K02 dan baru selesai tahun 2019 K02, Narrower Hawk Eyes diklaim mampu melihat jarak jauh dengan resolusi 800 Megapixel dan lebih tahan terhadap radiasi layar gadget sehingga lebih meminimalisir rabun jauh.Pioneer yang pertama kali menggunakan Desain mata ini adalah Alexandra Grace 42.5 lalu diikuti oleh Mr X 40.5,Lovita Putri 41.5,Alexandria Gracia 43.5,Tasya Olivia 44.5,Mr X 39.5,Ms X 38.5...



                                     Komponen depan dari Narrower Hawk Eyes
Fitur Keselamatan mata
Bagian Kornea didesain lebih tebal untuk menahan benturan benda tajam pada mata dan lebih tahan terhadap goresan.Bagian Otot siliaris terkoneksi langsung dengan fitur Grace Autoreflect yang merupakan sensor terhadap adanya bahaya sehingga mampu mengurangi resiko bahaya yang ditimbulkan secara Tiba-tiba.Mata ini juga dilengkapi Grace Night Vision yang merupakan fitur penglihatan malam hari.Retina juga dipertebal sehingga mengurangi resiko rusaknya retina.Bagian Saraf mata sudah terkomputerisasi dengan teknologi computerchip BrightStar Sirius v2 TM sehingga objek yang dilihat langsung tersimpan di otak dalam jangka waktu lama.Bagian Aquous humor terletak dibagian atas mata supaya air mata langsung membasahi mata saat terkena debu.Bagian bawah kelopak mata terdapat sistem sensor mata BrightStar Sirius digunakan untuk menavigasi jalur yang akan dilewati.

Narrower Hawk Eyes pada face Mr X 40.5

Desain Mata
Narrower Hawk eyes dirancang menyerupai mata elang dengan bentuk lebih sipit dan juga lebih simpel dengan fitur yang lebih lengkap dibandingkan Javanese wide eyes.Mata dibuat lebih cekung kebawah dan setengah terbuka untuk penglihatan jarak jauh.Mata ini memiliki resolusi 800 Megapixel dan lebih tahan terhadap radiasi layar gadget sehingga lebih meminimalisir rabun jauh.Mata ini juga memiliki garis hitam semacam eyeliner digunakan untuk mengurangi kesan sipit pada desain mata ini karena mata hanya bisa dibuka setengah tidak bisa melotot.
Sejarah Rancangan mata ini
Awal mula rancangan mata ini dikarenakan lemahnya mata yang dimiliki Andre,Putri dan Tasya atas mata minus yg diakibatkan oleh layar gadget sehingga harus memakai kacamata sejak kehidupan pertama, lalu saat reinkarnasi mata diperbaiki dan tetap mengalami kerusakan dikehidupan kedua,Usahapun dilakukan untuk memeperbaiki kerusakan mata sampai pada akhirnya tahun 2016 sejak kehadiran Andre Prasetya 41 dan menambahkah sistem komputer BrightStar Sirius V1(generasi pertama) tetap saja tidak mengurangi resiko mata rabun.

Pada tahun 2018 K02 muncul ide untuk mengembangkan sebuah mata yang pernah dirancang pada tahun 2012 dan lebih kuat terhadap radiasi sinar dengan memiliki berbagai fitur canggih yang memiliki chipkomputer Bright Star Sirius seperti Andre Prasetya 41 tetapi dengan teknologi lebih canggih.Andre Prasetya 41 walau memiliki teknologi BrightStar Sirius tetapi belum terkomputerisasi seperti Alexandra Grace 42.5 yang chipkomputernya langsung terkomputerisasi ke otak yang membuat daya ingat Grace lebih kuat dibandingkan Andre Prasetya 41 nantinya sistem mata ini akan digunakan dikehidupan ketiga
Pada Tahun 2019 K02 desain mata ini ditambahkan striping seperti eyeliner diatasnya yang diberi nama Racoon Mask untuk mengurangi kesan mata sipit karena mata tidak bisa dibuka lebar dan menambahkan sensor navigasi mata pada bawah mata dengan menghilangkan kerutan mata dibawahnya.
Pada tahun 2018 K02 juga telah dilakukan Pemasangan teknologi Brightstar sirius v1 pada kedua mata Andre Prasetya 40 dan juga rencana chip ini juga dipasang dimata Allan Avrillian 43 dan bertahap ke semua keluarga supaya memiliki teknologi yang sama seperti Andre 41 tetapi pemasangan chipkomputer ini malah mengakibatkan kedua mata Andre40 memiliki infeksi pada sarafnya yang menyebabkan pandangan jadi berkurang dan beresiko mengalami kebutaan permanen sehingga pada tahun 2019 Chipkomputer Brightstar sirius v1 miliik Andre 40 dilepas dan menjadi mata biasa dan perencanaan bertahap itu dibatalkan.
Pengadaan Teknologi Brightstar Sirius v1 generasi pertama juga kurang efisien karena tidak bisa mengatasi masalah mata rabun jauh dan hanya bisa diaplikasikan ke mata Andre Prasetya 41.Akhirnya pada tahun 2019 ide produksi mata elang sipit yang telah dirancang 7 tahun lalu muncul dan langsung diaplikasikan pertama kali ke mata Alexandra Grace 42.5 yang merupakan pioner penggunaan mata ini.Penggunaan mata ini nantinya juga akan diaplikaikan ke Mr X 40.5,Putri 41.5,Cia 43.5,Tasya 44.5 dan secara bertahap disemua keluarga yang membutuhkan.

Comments

Popular posts from this blog

Mengagetkan ! Alm Rendy Syahputra dikabarkan masih hidup,Banyak pihak yang Klaim Tahu keberadaanya

Alexandra Grace 42.5 Sang Terminator masa depan